Aku duduk termenung di atas loteng..
menatap kosong lurus ke depan..
terpampang indah lukisan awan dengan warna jingga,
membuatku semakin hanyut dalam lamunan..
teriakan burung bangau yang terbang sendirian ke arah selatan,
mengalihkan lamunanku..
sembari bertanya, "kenapa ya dia terbang sendirian?"
andai aku bisa terbang, akan kutemani dia agar tak sendirian..
setidaknya sampai dia mendarat pada tujuan..
kumpulan capung yang sedang terbang diatas rerumputan,
mengalihkan lamunanku..
sembari bertanya, "kenapa capung itu hanya nampak di waktu senja?"
andai aku bisa memahami bahasa gestur mereka..
mungkin akan kutemukan misteri yang tak terjawab dibaliknya..
kumpulan anak kecil yang sedang bermain bola,
mengalihkan lamunanku..
sembari bergumam, "ah, jadi teringat masa kecilku dulu"
andai waktu bisa kembali terulang,
mungkin aku bisa merasakan kembali serunya bermain bola bersama teman..
ternyata banyak sekali aktivitas mahluk hidup dibalik senja..
sedangkan aku hanya terdiam duduk disini sembari memperhatikan..
lalu aku melihat kembali lurus kedepan..
ke batas horizon dimana langit dan bumi dipertemukan..
diriku pun kembali bergumam..
jika siang adalah kehidupan,
dan malam adalah kematian..
maka senja adalah batas diantara keduanya..
tempat dimana kita akan di flashback tentang semua yang telah terjadi selama hidup..
waktu yang sangat cocok untuk merenung menjelang kematian datang..
ah, beruntungnya mereka yang masih bisa menikmati senja..
------------------------------------------------------------------------------
Masfarrez
Surabaya, 12 September 2019
menatap kosong lurus ke depan..
terpampang indah lukisan awan dengan warna jingga,
membuatku semakin hanyut dalam lamunan..
teriakan burung bangau yang terbang sendirian ke arah selatan,
mengalihkan lamunanku..
sembari bertanya, "kenapa ya dia terbang sendirian?"
andai aku bisa terbang, akan kutemani dia agar tak sendirian..
setidaknya sampai dia mendarat pada tujuan..
kumpulan capung yang sedang terbang diatas rerumputan,
mengalihkan lamunanku..
sembari bertanya, "kenapa capung itu hanya nampak di waktu senja?"
andai aku bisa memahami bahasa gestur mereka..
mungkin akan kutemukan misteri yang tak terjawab dibaliknya..
kumpulan anak kecil yang sedang bermain bola,
mengalihkan lamunanku..
sembari bergumam, "ah, jadi teringat masa kecilku dulu"
andai waktu bisa kembali terulang,
mungkin aku bisa merasakan kembali serunya bermain bola bersama teman..
ternyata banyak sekali aktivitas mahluk hidup dibalik senja..
sedangkan aku hanya terdiam duduk disini sembari memperhatikan..
lalu aku melihat kembali lurus kedepan..
ke batas horizon dimana langit dan bumi dipertemukan..
diriku pun kembali bergumam..
jika siang adalah kehidupan,
dan malam adalah kematian..
maka senja adalah batas diantara keduanya..
tempat dimana kita akan di flashback tentang semua yang telah terjadi selama hidup..
waktu yang sangat cocok untuk merenung menjelang kematian datang..
ah, beruntungnya mereka yang masih bisa menikmati senja..
------------------------------------------------------------------------------
Masfarrez
Surabaya, 12 September 2019
No comments:
Post a Comment