Liburan akhir semester pun tiba, saat itu aku mengusulkan kepada teman-teman untuk menikmati serunya permainan di salah satu taman bermain di Surabaya, sebelum semuanya balik ke kampung halaman masing-masing. Tak disangka semuanya ternyata setuju dan mumpung ada promo diskon sih beli 4 gratis 4, alhasil kita berdelapan cuman bayar setengahnya aja, kan lumayan. Di antara ketujuh temanku itu tentu saja ada 1 sosok wanita yang selalu saja menjadi pusat perhatian mataku tertuju, oleh karna itu aku sangat antusias ketika dia juga memutuskan untuk ikut ^__^
Hari yang ditunggu pun tiba, kami berdelapan ketemuan di pintu depan taman bermain, sekitar pukul 19.00 kami pun berkumpul dan masuk. Setelah cukup lama mencoba wahana yang seru-seru bersama, aku yang tak mau melewatkan kesempatan disini pun memberanikan diri mengajak si dia untuk naik Bianglala berdua saja..
Hari yang ditunggu pun tiba, kami berdelapan ketemuan di pintu depan taman bermain, sekitar pukul 19.00 kami pun berkumpul dan masuk. Setelah cukup lama mencoba wahana yang seru-seru bersama, aku yang tak mau melewatkan kesempatan disini pun memberanikan diri mengajak si dia untuk naik Bianglala berdua saja..
*aku berbisik kecil kepadanya*
Aku : eh, naik bianglala yuk ? tapi berdua aja..
Dia : haa ? terus lainnya gimana?
Aku : ayolah pliss, sekali aja sebelum kamu balek ke kampung halaman..
Dia : aduh gaenak nih sama temen-temen ntar dikira apa..
Aku : plis lah sekali aja, nanti kamu pura-pura ke toilet aja, aku juga..
Dia : hmmm.... yaudah deh...
Dia pun pergi ke toilet, tak lama kemudian akupun menyusul. lalu akhirnya kami pun ketemuan didepan Wahana Bianglala..
Aku : ayok naek :D
Dia : *tersenyum manis*
Kami berdua pun naik Bianglala, dan duduk saling berhadapan
Aku : Maaf yaa udah minta kamu kayak gini, dan makasih juga udah mau mengabulkan permintaanku hehe..
Dia : ihh apasih, iyaa gapapa santai aja..
Bianglala pun perlahan mulai berputar keatas
Aku : hmm.. kamu tahu gak, ada 2 hal yang paling aku sukai di malam ini..
Dia : iyakah? terus apa itu?
Aku : yang kedua adalah Bianglala ini..
Dia : loh kok kedua? yang pertama mana?
Aku : yang pertama itu... Kamu :)
Dia : *tersipu malu*
Aku : dan dua hal yang paling aku sukai sekarang ada disini, aku bahagia banget..
Dia : *diam namun mulai menatapku dengan seksama*
Aku : kamu tau kenapa aku suka naik Bianglala ?
Dia : kenapa memang ?
Aku : bentar lagi kamu juga bakal ngerti..
Lalu bianglala pun berhenti sejenak di atas
Aku : Coba deh lihat keluar indah banget kan, seluruhnya bisa terlihat dari sini..
Dia : wahh.. iyaa seluruh cahaya perkotaan, kendaraan yang lalu lalang, dan aktivitas orang-orang ditaman bermain ini kelihatan semua.. *dia tersenyum cukup lebar*
Aku : sekarang kamu tahu kan kenapa aku suka naik bianglala ?
Dia : iyaa.. karna kamu suka pemandangan dari sini kan ?
Aku : bener banget, tapi gak hanya itu aja.. ketika aku pertama naik bianglala, ia seperti mengajarkanku "Dunia diluar itu indah, kenapa kamu hanya berdiam diri saja di rumah?"
Dia : hmmm... gitu yaa..
Aku : iyaa.. suatu saat nanti aku pengen banget bisa berkelana diluar sana melihat betapa kerennya dunia ciptaan Tuhan yang Maha Esa..
Dia : wahh keren tuh..
Aku : tapi.. aku pengennya berkelana bersama seseorang yang kucinta.. *sembari kutatap matanya dalam-dalam*
Dia : *sedikit menunduk dan tersipu malu*
Dia : hmmm... gitu yaa..
Aku : iyaa.. suatu saat nanti aku pengen banget bisa berkelana diluar sana melihat betapa kerennya dunia ciptaan Tuhan yang Maha Esa..
Dia : wahh keren tuh..
Aku : tapi.. aku pengennya berkelana bersama seseorang yang kucinta.. *sembari kutatap matanya dalam-dalam*
Dia : *sedikit menunduk dan tersipu malu*
Aku : kamu mau suatu saat nanti berkelana bersamaku ?
Dia : *menatap mataku, lalu mengangguk sekali secara perlahan*
Aku : beneran ? makasih yaaa *sembari menggenggam kedua tangannya*
Bianglala pun turun secara perlahan, aku dan dia keluar dengan senyum dan sedikit muka merah. Berkumpul kembali dengan teman-teman dengan rahasia yang terjadi diatas Putaran Cinta Bianglala.
Dia : *menatap mataku, lalu mengangguk sekali secara perlahan*
Aku : beneran ? makasih yaaa *sembari menggenggam kedua tangannya*
Bianglala pun turun secara perlahan, aku dan dia keluar dengan senyum dan sedikit muka merah. Berkumpul kembali dengan teman-teman dengan rahasia yang terjadi diatas Putaran Cinta Bianglala.
No comments:
Post a Comment